Tuesday, November 29, 2016

Pertamina (Persoro)


Dugaan korupsi dalam Tecnical Assistance Contract (TAC0 antara Pertamina deanga PT Ustaindo Petro Gas (UPG0 tahun  1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko, Prabumulih, Jatibarang, dan Bunyu. Jumplah kerugian negara, adalah US $24.8 juta. Para tersangkanya 2 Mantan Mentri Pertambanganya dan Energi Orde Baru, Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana, Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda'oe, serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo.
kasus proyek kilang minyak export oriented (exxor0 di Balongan, Jawa Barat dengan tersangka seorang pungusaha Erry Putra Oudang. Pembangunan Kilang minyak ini menghabiskan biaya sebesar US @1.4 M. Kerugian negara disebabkan proyek ini tahun 1995-1996 sebesar 82.6 M, 1996-1997 sebesar 476 M, 1997-1998 sebesar 1.3 Ttiliun. Negara dirugikan hingga US $700 dalam kasus mark-up atau penggelembunan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut.

No comments:

Post a Comment